KUDUS, RMI-MEDIA – Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Kabupaten Kudus menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) untuk merumuskan arah kebijakan pesantren selama lima tahun ke depan. Acara ini berlangsung khidmat di Pondok Pesantren El Fath El Islami, Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, pada Minggu, 9 Februari 2025.
Rapat kerja ini dihadiri oleh jajaran pengurus RMI NU Kudus, para pengasuh pondok pesantren, serta tokoh ulama setempat. Agenda utama raker ini adalah menyusun dan menyelaraskan program kerja strategis yang adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap kokoh menjaga tradisi pesantren.
Pesantren Butuh Wadah yang Kuat
Dalam sambutannya, Ketua RMI NU Kabupaten Kudus, KH. Hifni Nasyif, menegaskan betapa besarnya peran dan kontribusi pondok pesantren dalam menjaga moral bangsa dan mencetak generasi bertaqwa. Mengingat besarnya tanggung jawab tersebut, keberadaan wadah yang solid menjadi sebuah keharusan.
"Peran pondok pesantren begitu besar bagi masyarakat, sehingga harus ada wadah kuat yang menaunginya. RMI NU Kabupaten Kudus hadir sebagai wadah resmi untuk menaungi pondok-pondok pesantren di bawah naungan Nahdlatul Ulama," ujar KH. Hifni Nasyif.
Beliau juga mengingatkan seluruh pengurus yang hadir untuk serius dan fokus dalam menyusun proyeksi gerakan organisasi ke depan.
"Oleh karena itu, dalam raker ini kita harus jelas dan terukur dalam merumuskan program kerja untuk 5 tahun yang akan datang. Kita ingin program yang dilahirkan benar-benar berdampak langsung pada kemajuan pesantren-pesantren NU di Kudus," imbuhnya.
Fokus Program Kerja
Raker yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini berjalan dinamis. Beberapa poin krusial yang dibahas dalam perumusan program kerja 5 tahunan tersebut meliputi:
Penguatan Kurikulum Salafiyah dan Modern: Menyelaraskan kajian kitab kuning dengan tantangan digitalisasi.
Pemberdayaan Ekonomi Pesantren: Mendorong kemandirian pesantren melalui pengembangan unit usaha (Santrenpreneur).
Legalitas dan Pendampingan: Membantu pesantren dalam pengurusan izin operasional dan pemenuhan regulasi pemerintah.
Dengan terlaksananya rapat kerja ini, RMI NU Kabupaten Kudus berharap seluruh pondok pesantren di bawah naungannya dapat semakin bersinergi, bergerak bersama, dan menjadi pilar utama dalam mencetak generasi khairu ummah di Kota Kretek. (Mzr)

0 Komentar